Banjir dan Longsor Terjang 3 Wilayah di Sumut

3 hours ago 2

Medan, CNN Indonesia --

Bencana banjir dan tanah longsor menerjang tiga kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) akibat hujan intensitas tinggi pada 20-21 Mei 2026. Tiga kabupaten tersebut yakni Tapanuli Utara, Pakpak Bharat dan Padanglawas Utara.

Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan di Tapanuli Utara banjir merendam empat kecamatan yakni Kecamatan Sipahutar, Purbatua Rumah, Siborongborong dan Simangumban.

"Di Kecamatan Sipahutar mengakibatkan tergenangnya persawahan 8 hektare. Di Kecamatan Purbatua Rumah 4 rumah terendam banjir," ujarnya, Jumat (22/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian di Siborongborong sebagian tanaman padi masyarakat terancam gagal panen karena banjir. Lalu di Kecamatan Simangumban air sungai meluap sehingga akses jalan dari Desa Simangumban Jae menuju Silosung saat ini tidak bisa dilalui.

"Tak hanya banjir, tanah longsor juga terjadi di Desa Harianja Kecamatan Pangaribuan dan Desa Dolok Sanggul Kecamatan Simangumban. Longsor terjadi pada Rabu 20 Mei 2026 akibat hujan deras," ujarnya.

Menurutnya longsor menyebabkan jalan sepanjang 20 meter tidak dapat dilalui kendaraan. Dan longsor di Sipabang Desa Dolok Sanggul ada 2 titik dan saat ini akses jalan terputus.

Sementara itu di Kabupaten Pakpak Bharat, hujan deras dan angin kencang mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Jalan Desa Sibongkaras menuju Desa Kuta Tinggi Kecamatan Salak pada Kamis, 21 Mei 2026.

"Tanah Longsor terjadi di dua titik tersebut telah ditangani oleh pemerintah setempat. Namun, ada 3 titik lagi yang belum ditangani sehingga dibutuhkan alat berat Excavator Dinas PUPR dan Dinas Pertanian Pakpak Bharat," paparnya.

Hujan deras juga menyebabkan terjadinya bencana banjir di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Salak. Satu unit rumah warga dan areal pertanian dengan luas sekitar 5 hektare terendam banjir.

Sri Wahyuni menambahkan hujan deras juga menyebabkan longsor di Kabupaten Padanglawas Utara tepatnya di Desa Sababangunan, Kecamatan Padang Bolak. Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan terjadinya bencana longsor tebing sungai batang pane di Pondok Pesantren Tahfidz Quran, Desa Sababangunan. Tidak ada korban jiwa dan saat ini petugas di lapangan tengah melakukan pendataan," katanya.

(fnr/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research