REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan. Komitmen ini disampaikan langsung dalam audiensi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Selasa (14/4/2026).
Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil mengatakan, jaringan organisasinya yang tersebar di berbagai daerah dapat menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dan implementasi di lapangan.
Ingrid mengatakan, Ipemi siap mendukung arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan UMKM perempuan. “Sebagai organisasi yang berfokus pada penguatan pengusaha muslimah, Ipemi siap menjadi mitra strategis Pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya melalui pengembangan UMKM perempuan,” kata Ingrid dalam keterangan tertulis.
Menurut Ingrid, peran Ipemi tidak hanya sebatas organisasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas yang menjangkau hingga tingkat akar rumput.
Dalam pertemuan tersebut, Ingrid menyampaikan sejumlah kebutuhan utama pelaku UMKM perempuan. Pertama, akses terhadap program-program pemerintah agar lebih merata dan tepat sasaran. Kedua, penguatan pendampingan melalui pelatihan digitalisasi, ekspor, branding, dan manajemen usaha.
Ketiga, kemudahan akses pembiayaan yang inklusif dan sesuai karakter UMKM perempuan. Keempat, regulasi yang mendukung keberlanjutan usaha. “Kebijakan yang mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha UMKM,” kata Ingrid.
Untuk memperkuat kolaborasi, Ipemi juga mengusulkan tiga langkah konkret. Pertama, pengembangan program bersama seperti pelatihan, inkubasi bisnis, dan digitalisasi UMKM. Kedua, penguatan sinergi dengan kementerian dan lembaga. Ketiga, penunjukan Ipemi sebagai saluran resmi pemberdayaan UMKM perempuan.
Ingrid menegaskan, Ipemi siap mengawal implementasi program pemerintah hingga menjangkau masyarakat luas. “Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi penguatan ekonomi nasional,” kata Ingrid.
Menanggapi hal tersebut, Gibran menyatakan komitmen untuk memperluas akses permodalan dan pemasaran bagi pelaku UMKM. Upaya itu dilakukan melalui optimalisasi berbagai skema, termasuk CSR, program inkubasi, serta inisiatif strategis lainnya untuk mendorong pertumbuhan dan kemandirian usaha.

6 hours ago
1











































