REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia membuka jalur lebih luas bagi mahasiswa nasional untuk menembus perguruan tinggi kelas dunia. Langkah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan University of Sydney, salah satu kampus unggulan global di Australia.
Kesepakatan tersebut diteken oleh Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Badri Munir Sukoco bersama Vice-Chancellor and President University of Sydney Mark Scott di Jakarta, Selasa (14/4). Penandatanganan ini turut disaksikan delegasi kedua pihak serta perwakilan Kedutaan Besar Australia.
Badri menegaskan Australia merupakan mitra strategis Indonesia, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Ia menyebut pemerintah tengah memfokuskan pembangunan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab kebutuhan sektor-sektor prioritas nasional.
“Pendidikan tinggi harus memberi dampak nyata. Kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk menyiapkan talenta yang dapat berkontribusi pada ketahanan pangan, energi, maritim, dan kesehatan,” ujar Badri dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.
Melalui kemitraan ini, peluang mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan sarjana hingga pascasarjana di University of Sydney kian terbuka. Skema pembiayaan bersama yang disiapkan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak talenta muda yang selama ini terkendala akses dan biaya.
Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Beasiswa Garuda, inisiatif prioritas nasional hasil kolaborasi Kemdiktisaintek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Fokusnya adalah memperkuat talenta unggul di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), sekaligus mendukung sektor strategis seperti digitalisasi, kecerdasan artifisial, hingga hilirisasi industri.
Selain itu, Kemdiktisaintek mendorong integrasi program ini dengan Sekolah Unggul Garuda sebagai strategi jangka panjang. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang berkesinambungan, mulai dari jenjang menengah hingga perguruan tinggi kelas dunia.
sumber : Antara

2 hours ago
1











































