18 Agustus Bukan Cuti Bersama  

5 hours ago 4

Prajurit TNI membawa bendera Merah Putih untuk dikibarkan di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Ahad (16/8/2026). Prajurit TNI dari Kodim 0101 KBA, Yonif Raider 112/Dharma Jaya, Yon Zipur 16/Dhika Anoraga, dan Yon Armed 17/Rencong Cakti mengibarkan kembali bendera dan umbul-umbul Merah Putih yang dirusak massa saat peringatan 21 tahun perdamaian Aceh pada 15 Agustus 2026 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjelaskan pemerintah tidak menetapkan 18 Agustus 2026 sebagai hari libur atau cuti bersama bagi aparatur sipil negara (ASN).

Namun, ia menyebut pemerintah daerah diminta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang masih ingin menggelar pesta rakyat dalam rangka peringatan HUT Ke-81 RI pada 18 Agustus 2026.

"Dari Setneg (Kementerian Sekretariat Negara) disampaikan bahwa semua daerah diminta untuk memberikan kemudahan apabila ada warga yang ingin melaksanakan pesta rakyat. Jadi agak fleksibel jadwalnya,” kata Bima di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Bima menegaskan kebijakan tersebut bukan berarti menetapkan cuti bersama ataupun hari libur. Pemerintah hanya meminta kantor pemerintahan dan pihak terkait memberikan ruang bagi masyarakat untuk melanjutkan kegiatan perayaan kemerdekaan.

Menurut Bima, imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada instansi pemerintah. Pihak swasta juga dapat memberikan kelonggaran bagi karyawan apabila ingin menggelar atau mengikuti kegiatan perayaan HUT RI.

"Ya, diimbau saja. Memang artinya tidak wajib, tapi para pimpinan perusahaan dan lain-lain kalau ingin melakukan pesta rakyat, kegiatan-kegiatan 17-an, masih bisa besok," ujar Bima.

Bima menekankan pemberian fleksibilitas tersebut dilakukan dalam konteks menjaga kebersamaan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.

"Konteksnya kan kebersamaan, ya, pesta rakyat," tutupnya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research