REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan dalam mencetak tenaga Teknologi Informasi (IT) yang siap kerja dan berdaya saing tinggi di tengah percepatan transformasi digital.
Melalui Fakultas Teknologi Informasi yang menaungi Program Studi Sistem Informasi, Informatika, dan Sains Data, UNM konsisten menghadirkan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi terkini.
Langkah ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia IT kompeten di berbagai sektor.
Menjawab tantangan itu, seluruh program studi di Fakultas Teknologi Informasi UNM menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Ini dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi praktis, adaptif, dan siap terjun ke dunia kerja.
Mahasiswa dibekali kemampuan pemrograman, pengelolaan sistem informasi, jaringan komputer, keamanan siber, analisis data, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam konteks bisnis dan industri.
Ketua Lembaga Penjaminan dan Pengembangan Pembelajaran (LPPP) Universitas Nusa Mandiri, Nurmalasari, menegaskan penerapan OBE menjadi fondasi penting dalam menjaga mutu lulusan agar relevan dengan kebutuhan industri.
“Melalui kurikulum Outcome-Based Education, UNM memastikan setiap proses pembelajaran berorientasi capaian kompetensi lulusan. Mahasiswa tak hanya memahami teori, juga punya keterampilan nyata yang dibutuhkan industri saat ini,” jelasnya dalam keterangan Senin (12/1/2026).
Ia menyampaikan proses pembelajaran di Fakultas Teknologi Informasi UNM tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, juga menekankan praktik langsung melalui proyek berbasis kasus industri, kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), program magang, sertifikasi kompetensi, serta pelatihan teknologi terkini.
Pendekatan ini untuk membentuk lulusan profesional dan siap menghadapi tantangan dunia kerja nyata. Apalagi dengan Program Internship Experience Program (IEP) 3+1, mahasiswa kuliah 3 tahun dan 1 tahun magang industri mitra UNM. Kesempatan kerjanya sangat terbuka luas.
“Kami terus mendorong pengembangan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Kolaborasi dengan industri dan penguatan praktik menjadi kunci agar lulusan UNM benar-benar siap kerja dan mampu bersaing secara global,” tambah.
Didukung dosen berpengalaman, kata Nurmalasari, fasilitas laboratorium yang memadai, serta ekosistem akademik yang responsif terhadap perkembangan teknologi, Fakultas Teknologi Informasi UNM menjadi pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang IT.
Lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang mampu menciptakan solusi digital bagi masyarakat dan industri.
“Dengan komitmen kuat terhadap mutu pembelajaran dan relevansi industri, UNM terus menegaskan posisinya sebagai pusat penghasil talenta IT siap kerja, sekaligus berkontribusi aktif dalam mendukung transformasi digital nasional dan pembangunan sumber daya manusia unggul di Indonesia,” tutupnya.

3 hours ago
1














































