Terduga Penyiram Air Keras Aktivis KontraS dari Satuan BAIS TNI

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Komandan Pusa Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayor Jenderal Yusri Nuryanto mengatakan terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus berasal dari unsur TNI.

Mereka dari Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis TNI (Denma BAIS), dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

"Kami sampaikan bahwa keempat (terduga pelaku) diduga anggota Denma BAIS TNI," kata Yusri dalam konferensi pers di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yusri menuturkan empat anggota TNI diduga terlibat dalam serangan air keras terhadap Andrie Yunus pada 12 Maret lalu. Keempatnya saat ini sudah diamankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman.

"Adapun dari empat yang diduga tersangka yang pertama inisial NDP, kemudian kedua inisial SL, ketiga inisial BHW, keempat inisial ES ," ucapnya.

NDP menurut Yusri berpangkat kapten. Sementara SL dan BHW berpangkat letnan satu dan ES berpangkat sersan dua. 

Yusri menyampaikan keempat terduga pelaku sementara ini dikenakan Pasal 467 KUHP Tahun 2023. Ancaman hukumannya kurungan penjara mulai 4 hingga 7 tahun.

Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis (12/3) malam.

Serangan itu mengakibatkan luka pada bagian tangan dan kaki Andrie serta gangguan pada penglihatan. Hasil pemeriksaan medis menyatakan Andrie mengalami luka bakar 24 persen.

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut tuntas kasus ini.

(blq/sur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research