Tebing 30 Meter Longsor di Brebes, Bangunan Sekolah Terperosok Hilang

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Tebing dengan tinggi sekitar 30 meter di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, longsor pada Minggu (8/3) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Akibat kejadian yang diduga dipicu curah hujan tinggi di wilayah selatan Brebes itu membuat bangunan sekolah yang berada di pinggir tebing terperosok hilang.

Peristiwa itu diduga bermula ketika curah hujan tinggi menyebabkan luapan air pada Kali Longkrang. Arus sungai ini kemudian menggerus tebing sebelah utara tempat bangunan sekolah dan jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gerusan itu kemudian memicu longsoran dengan dimensi panjang 20 meter dan tinggi 30 meter.

"Kejadian Minggu, akibat hujan deras di wilayah selatan Brebes. Arus sungai banjir dan menggerus tanah tempat sekolah berdiri dan jalan," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Brebes, Dani Asmoro, Senin (9/3) seperti dikutip dari detikJateng.

Beberapa jam kemudian, longsor susulan terjadi di lokasi yang sama.

Pada pukul 08.30 WIB longsor susulan mengenai talud penahan tebing dan bangunan kamar mandi SMP Muhamadiyah 03 Paguyangan.

Bangunan kamar mandi lebar 3 meter dan panjang 6 meter terbawa longsor dan masuk ke jurang.

Selain itu, badan jalan ruas Cilibur-Langkap lebar 3 meter panjang 50 meter longsor. Untuk sementara, jalur tersebut terputus total karena tidak bisa dilalui.

"Bangunan kamar mandi milik sekolah dan jalan kabupaten rusak. Bangunan terbawa longsor demikian juga ruas jalan kabupaten," tambah Dani.

"Kami segera berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait setelah mendapatkan informasi pertama kali. Keselamatan masyarakat serta kelancaran akses transportasi menjadi prioritas utama pemerintah daerah," ujar Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma.

"Sudah koordinasi dengan gubernur juga, katanya pak gubernur mau menurunkan tim juga bantu ke sana penanganan relokasi," imbuhnya.

Ditambahkan, langkah penanganan harus disusun secara cermat mengingat kondisi lapangan yang memiliki risiko tinggi.

Terkait ada fasilitas pendidikan yang rusak dan rawan terdampak longsor, Bupati juga menegaskan akan segera memberikan penanganan. Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada pemulihan jalan, tetapi juga pada keamanan fasilitas pendidikan.

"Kita tidak bisa mengabaikan ancaman terhadap sekolah yang berada di atas tebing. Setiap langkah yang kami lakukan harus memastikan keamanan seluruh masyarakat, terutama anak-anak yang belajar di sana,"katanya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(kid/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research