Senator AS Pendukung Setia Israel Meninggal Mendadak, Ini Penyebabnya Menurut Jubir

1 hour ago 1

Politisi senior Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Lindsey Graham.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Politisi senior Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Lindsey Graham (71 tahun), meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026) malam waktu setempat. Senator asal South Carolina ini dilaporkan mengalami "sakit singkat yang mendadak" tidak lama setelah kembali dari kunjungannya ke Ukraina dan menjelang jadwal penampilannya dalam program "Meet the Press" pada Ahad. 

Juru bicara Graham menyampaikan pada Ahad sore bahwa penyebab kematiannya adalah diseksi aorta (aortic dissection) akibat penyakit kardiovaskular arteriosklerotik. Hal ini didasarkan pada temuan awal dari Pemeriksa Medis District of Columbia. Diseksi aorta merupakan kondisi mengancam jiwa yang ditandai dengan robeknya dinding aorta.

Rekaman panggilan telepon darurat pada Sabtu malam ke kediaman sang senator menyebutkan adanya laporan henti jantung. Media CBS News memperoleh foto-foto yang memperlihatkan petugas penyelamat mengevakuasi seseorang dari rumah Graham di Capitol Hill pada Sabtu malam.

Graham mewakili South Carolina di Senat AS sejak tahun 2003 dan mengabdi selama lebih dari dua dekade sebagai salah satu tokoh terkemuka Partai Republik di bidang keamanan nasional dan urusan luar negeri. Pada awalnya, ia muncul sebagai kritikus keras Donald Trump. Graham kemudian bertransformasi menjadi salah satu sekutu terdekat sang presiden serta suara kunci dalam kebijakan pertahanan serta internasional.

Presiden Donald Trump memberikan penghormatan kepada Graham, menyebutnya sebagai "salah satu orang dan Senator terhebat yang pernah saya kenal," dalam sebuah unggahan di platform Truth Social"Dia selalu bekerja keras dan merupakan Patriot Amerika sejati. Lindsey akan sangat dirindukan," kata Trump.

Senator Republik Lindsey Graham merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam kebijakan luar negeri AS. Graham juga merupakan salah satu pendukung paling setia Israel di Kongres.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research