REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Jaya menggandeng Perumda Paljaya merevitalisasi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) komunal di RW 09, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Fasilitas yang digunakan sekitar 100 kepala keluarga itu sebelumnya dilaporkan rusak pada struktur bangunan dan sistem pendukung, sehingga berisiko mencemari lingkungan sekitar.
Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan mengatakan, perbaikan fasilitas sanitasi komunal merupakan bagian dari tanggung jawab menjaga kualitas hidup warga Jakarta. Kebutuhan air bersih dan sanitasi layak, menurut dia, menjadi fondasi kesehatan masyarakat di kawasan padat penduduk.
“Ketika fasilitas bersama diperbaiki dan dikelola dengan baik, dampaknya bukan hanya pada kenyamanan, tapi juga pada kualitas lingkungan secara keseluruhan. Kami ingin memastikan warga memiliki akses terhadap fasilitas yang aman, bersih, dan berkelanjutan,” kata dia, Kamis (19/2/2026).
Syahrul menilai, persoalan air dan sanitasi tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik. Akses air berkualitas dan sistem pengelolaan limbah yang memadai berkorelasi langsung dengan pencegahan penyakit berbasis lingkungan, termasuk paparan bakteri seperti E. coli yang kerap ditemukan pada perairan tercemar.
PAM Jaya bersama Paljaya telah merampungkan revitalisasi di dua titik, yakni RT 14 dan RT 15 RW 09 Manggarai. Selain perbaikan bangunan, fasilitas tersebut kini dilengkapi sistem pengolahan limbah biopal yang dirancang agar limbah domestik tidak lagi dibuang langsung ke saluran air atau kali.
“Revitalisasi ini membawa nilai penting bagi warga. Dengan fasilitas yang lebih layak dan sistem pengolahan limbah yang lebih baik, risiko pencemaran lingkungan dan paparan bakteri dapat ditekan. Sanitasi yang sehat berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung penerapan PHBS,” kata dia.

1 week ago
5












































