Ramai-Ramai Artis Papan Atas Boikot Met Gala 2026, Ada Apa?

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Met Gala, ajang fesyen paling bergengsi di dunia, ini selalu jadi panggung para selebritas tampil dengan busana paling spektakuler di karpet merah. Namun, tahun ini pesta mode tersebut diwarnai aksi boikot dan protes. 

Pada Met Gala 2026, pendiri Amazon Jeff Bezos bersama istrinya Lauren Sánchez Bezos didapuk sebagai ketua kehormatan. Pasangan tersebut juga dilaporkan memberikan sumbangan sebesar US$10 juta (Rp170 miliar). Keterlibatan Jeff Bezos inilah yang memicu sebagian besar aksi boikot dan protes terhadap isu ketidaksetaraan dan hak-hak pekerja. 

Laporan Reuters menyebut, saat Met Gala 2026 berlangsung, para pengunjuk rasa mengangkat poster raksasa berbunyi "PAJAKI ORANG KAYA." Para aktivis juga menyoroti momen red carpet, yang selalu menarik perhatian publik dunia, sebagai "Karpet Merah Perlawanan." Seorang pengunjuk rasa ditahan saat mencoba masuk ke acara tersebut.

Aktris Sarah Paulson berjalan di red carpet mengenakan gaun tulle abu-abu dengan uang kertas dolar menutupi matanya. Sang aktris mengatakan penampilannya tersebut mewakili "1%", merujuk istilah "the top 1%", yaitu kelompok orang paling kaya di dunia atau di suatu negara untuk yang menyoroti isu ketimpangan ekonomi.

Met Gala 2026 menghadapi seruan boikot dari sebagian publik dan aktivis yang menilai ajang tersebut semakin jauh dari nilai seni dan filantropi yang selama ini diusung. Kritik utama diarahkan pada daftar tamu yang dianggap kontroversial, termasuk figur publik yang dikaitkan dengan isu lingkungan, konflik politik, hingga praktik bisnis yang dinilai tidak etis. Kehadiran mereka dinilai bertentangan dengan citra acara yang kerap mengangkat tema budaya dan kemanusiaan.

Selain itu, sorotan juga tertuju pada penyelenggara, khususnya Anna Wintour sebagai sosok kunci di balik kurasi Met Gala. Sejumlah pihak menilai kurangnya transparansi dalam pemilihan tamu serta kesan eksklusivitas berlebihan memperkuat jurang antara elit mode dan publik. Di tengah meningkatnya kesadaran sosial, boikot ini menjadi bentuk tekanan agar acara sebesar Met Gala lebih konsisten dengan nilai inklusivitas, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial.

Sejumlah artis yang dilaporkan memboikot Met Gala 2026 termasuk Zendaya, Bella Hadid, Lady Gaga, hingga Meryl Streep. 

Met Gala pertama kali digelar pada 1948 sebagai acara makan malam sederhana. Konsep gala bertema baru muncul pada 1973 lewat pameran The World of Balenciaga.

Sejak saat itu, acara ini terus berkembang menjadi ajang global yang merayakan karya desainer ternama seperti Karl Lagerfeld, hingga mengangkat tema unik seperti seni abad pertengahan dan gerakan punk.

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research