Aktivis Global Sumud Flotilla Saif Abukeshek tiba untuk menghadiri persidangan terkait perpanjangan penahanan di Pengadilan Magistrat Ashkelon di Ashkelon, Israel, Ahad (3 /5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – PBB telah meminta Israel untuk segera membebaskan dua aktivis yang diculik dari armada Global Sumud. Mereka menuntut penyelidikan atas “laporan yang meresahkan” bahwa para aktivis telah dianiaya dengan kejam.
Warga negara Spanyol Saif Abu Keshek dan aktivis Brasil Thiago Avila termasuk di antara puluhan aktivis dalam armada yang berusaha mengangkut bantuan ke Gaza ketika armada itu dicegat oleh pasukan Israel di perairan internasional dekat Kreta Kamis lalu. Kedua pria tersebut ditahan di sebuah penjara di Ashkelon di Israel selatan.
“Israel harus segera dan tanpa syarat membebaskan anggota Global Sumud Flotilla Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, yang ditahan di perairan internasional dan dibawa ke Israel di mana mereka terus ditahan tanpa tuduhan,” kata juru bicara kantor hak asasi manusia PBB Thameen Al-Kheetan dalam sebuah pernyataan.
“Menunjukkan solidaritas dan upaya memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk Palestina di Gaza, yang sangat membutuhkannya bukanlah suatu kejahatan.”
Kapal armada tersebut berlayar dari Perancis, Spanyol dan Italia dengan tujuan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Perwakilan Avila dan Abu Keshek menuduh pemerintah Israel menganiaya kedua pria tersebut, yang telah melakukan mogok makan selama enam hari terakhir.
Kheetan mengecam “laporan yang meresahkan mengenai penganiayaan parah”, menyerukan penyelidikan dan bersikeras “mereka yang bertanggung jawab harus diadili”.
“Kami menyerukan diakhirinya penggunaan penahanan sewenang-wenang oleh Israel dan undang-undang terorisme yang didefinisikan secara luas dan samar-samar, yang tidak sejalan dengan hukum hak asasi manusia internasional,” katanya.
“Israel juga harus mengakhiri blokadenya terhadap Gaza, dan mengizinkan serta memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina yang terkepung, dalam jumlah yang cukup.”

2 hours ago
1













































