Poster pertunjukan Pandji Pragiwaksono.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang warga negara Indonesia bernama Rizki Abdul Rahman Wahid mengatasnamakan diri Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Kemarin, ia melaporkan pelawak tunggal Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya lantaran tidak terima akan materi stand-up "Mens Rea" yang dibawakan sang komika.
Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bachtiar Dwi Kurniawan mengatakan, Aliansi Muda Muhammadiyah bukanlah sebuah organisasi di bawah struktur Muhammadiyah, baik di level pimpinan pusat (PP) maupun di bawahnya.
Dalam struktur Persyarikatan, ada sebanyak 13 majelis, 15 lembaga dan tiga biro PP Muhammadiyah. Tidak ada satu pun yang merupakan Aliansi Muda Muhammadiyah.
"Tidak tahu itu motifnya apa, bawa-bawa dan memakai nama Muhammadiyah. Maka perlu kita luruskan," kata Bachtiar Dwi Kurniawan kepada Republika pada Jumat (9/1/2026).
Sosok yang akrab disapa Gus Bach itu menegaskan, tindakan dan pernyataan siapapun beratas nama Aliansi Muda Muhammadiyah bukanlah sikap resmi maupun mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah. Setiap langkah dan sikap resmi Muhammadiyah hanya dapat disampaikan oleh pimpinan yang berkewenangan, sesuai AD/ART Muhammadiyah.
"Pengatasnamaan Muhammadiyah oleh kelompok atau individu tertentu dalam konteks tindakan hukum maupun pernyataan publik tidak serta merta mencerminkan pandangan dan sikap Persyarikatan Muhammadiyah," ujar Gus Bach.
Lebih lanjut, Gus Bach mengatakan, Muhammadiyah menghormati hak tiap warga negara untuk menempuh jalur hukum. Akan tetapi, berkaitan dengan kasus Pandji dan individu bernama Rizki Abdul Rahman Wahid, hal itu bukanlah tanggung jawab institusi Muhammadiyah.
Gus Bach pun mengajak seluruh pihak, khususnya generasi muda, agar tetap menjaga etika bermedia. Kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat seyogianya menjadi sikap bersama.
"Mari hindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Spirit Muhammadiyah adalah membangun umat dan bangsa dengan cara-cara yang konstruktif, dialogis dan mencerahkan," tukasnya.

19 hours ago
2














































