Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (Madas) Sedarah melaporkan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ke Kepolisian Daerah Jawa Timur. Armuji dilaporkan atas dugaan penyebaran informasi bohong melalui akun media sosial miliknya terkait video sidak rumah lansia di Kota Surabaya.
“Yang pertama berkaitan dengan Undang-Undang ITE. Siapa terlapornya, tentu pemilik akun CakJ1 di Instagram, TikTok dan YouTube,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madas Moh Taufik, di Surabaya, Selasa (6/1/2026).
Taufik menilai pernyataan Armuji dalam video sidak yang diunggah pada 24 Desember 2025 tidak akurat karena mencatut nama Madas dalam insiden pengusiran Nenek Elina Widjajanti (80 tahun). “Sidak itu ada perkataan yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Surabaya mengatakan (pengusir Nenek Elina) pakai baju Madas. Kita tahu beredar silakan kawan-kawan bisa share, tidak ada baju Madas ataupun atribut Madas apa pun yang dipakai,” ucapnya.
Ia mengakui terdapat satu orang bernama Yasin yang diduga terlibat dalam pengusiran tersebut dan saat ini telah ditahan di Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Jatim. Namun, pada saat peristiwa itu terjadi, yang bersangkutan belum resmi menjadi anggota Madas.
“Memang Pak Yasin yang saat ini ditahan Dittahti, Polda Jawa Timur, itu tergabung setelah Oktober itu. Kami mengakui, tetapi kejadian itu bukan sama sekali mengatasnamakan Ormas Madas. Itu clear semuanya,” ucap dia.
Atas dasar itu, Madas melaporkan Armuji dengan Pasal 28 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Laporan tersebut telah teregistrasi dengan Nomor LP/B/10/I/2025/SPKT/Polda Jawa Timur.
“Bukti salah satunya tentu video tiga akun itu, kemudian beberapa foto. Sementara empat bukti. Tinggal nanti kelengkapan nanti,” katanya. Selain laporan tersebut, Madas juga mengadukan dugaan perusakan kantor mereka di wilayah Wonokromo, Surabaya, pada 26 Desember 2025.
sumber : Antara

1 day ago
3














































