OJK Setujui Konsorsium Asuransi Kredit untuk Fintech Pinjol

20 hours ago 2

Ilustrasi fintech lending.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan persetujuan atas pembentukan konsorsium untuk menyediakan layanan asuransi kredit bagi industri fintech lending atau pinjaman daring (pindar) sebagai upaya mitigasi risiko di tengah dinamika industri keuangan digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengatakan produk asuransi kredit tersebut telah diluncurkan pada pertengahan Desember 2025.

“Terkait pendekatan melalui konsorsium, OJK telah menyetujui pembentukan satu konsorsium perusahaan asuransi untuk menyediakan asuransi kredit bagi pindar,” kata Ogi di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Ia menuturkan, produk asuransi tersebut akan menutup sebagian besar risiko gagal bayar dengan tetap memperhatikan prinsip asuransi yang sehat dan wajar.

Menurut dia, perusahaan pindar diperbolehkan mengajukan klaim sejak kualitas pendanaan dikategorikan diragukan atau macet sesuai ketentuan yang berlaku dan didasarkan pada itikad baik.

Meski demikian, Ogi menegaskan penyelenggara layanan fintech lending tetap harus bertanggung jawab atas proses kredit, penagihan, serta tata kelola untuk menghindari munculnya moral hazard.

“Untuk mencegah terjadinya moral hazard, khususnya dari sisi borrower atau peminjam dana, OJK menegaskan bahwa asuransi kredit ini tidak menggantikan manajemen risiko dan penilaian kredit (credit scoring),” ujarnya.

Pada tahap awal, implementasi asuransi kredit bagi pindar akan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui pendekatan pilot implementation dengan menetapkan sejumlah penyelenggara pindar sebagai target pasar awal.

Selama masa percobaan tersebut, OJK akan terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas, risiko, serta dampak produk asuransi tersebut terhadap ekosistem keuangan secara keseluruhan sebelum diterapkan secara lebih luas di masa mendatang.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research