REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi (Prodi) Software Engineering (RPL), Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Yehezkiel Rafhael berhasil lolos dan diterima sebagai peserta Remote Internship di FlyRank Corp, perusahaan teknologi berbasis di Amerika Serikat (AS) yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis artificial intelligence (AI).
Keberhasilan ini menjadi bukti mahasiswa UBSI mampu bersaing di tingkat internasional serta memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri teknologi global.
Selama program magang berlangsung, Yehezkiel akan menjalankan peran sebagai Back-End AI Engineering, yang berfokus pada pengembangan sistem backend untuk mendukung implementasi teknologi kecerdasan buatan.
Penerimaan Yehezkiel sebagai peserta magang internasional tertuang dalam dokumen resmi flyrank-internship-confirmation-yehezkiel-rafhael-july-2026-12-weeks.pdf yang diterbitkan langsung founder sekaligus CEO FlyRank Corp, Alen Malkoc.
Dalam dokumen dijelaskan magang dilaksanakan secara daring (remote) selama 12 minggu, mulai 1 Juli hingga 23 September 2026 sehingga memberikan kesempatan peserta berkolaborasi dengan tim profesional dari berbagai negara dalam pengembangan teknologi AI.
Keberhasilan ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi pembelajaran berbasis industri yang diterapkan di Prodi RPL UBSI.
Melalui kurikulum adaptif dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, mahasiswa didorong memiliki kemampuan teknis maupun profesional sehingga siap menghadapi tantangan industri digital global.
Kepala Prodi RPL UBSI Dr Ir Taufik Baidawi mengapresiasi pencapaian Yehezkiel. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar untuk berkiprah di perusahaan teknologi kelas dunia.
Ia bangga atas keberhasilan Yehezkiel menembus perusahaan teknologi berbasis AI di AS. Prestasi ini menunjukkan kompetensi mahasiswa RPL UBSI mampu bersaing secara global.
‘’Kami berharap pengalaman magang internasional ini tidak hanya memperkaya kemampuan teknis, juga membangun wawasan profesional, kolaborasi lintas budaya, serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri dan berani mengambil peluang di tingkat internasional," ujar Taufik dalam keterangan, Ahad (12/7/2026).
Program magang internasional seperti ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang software engineering, cloud computing, dan artificial intelligence.
Dengan semakin banyaknya mahasiswa yang berhasil menembus industri global, UBSI terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital.

9 hours ago
7
















































