Lirih Sang Ayah Kenang Mayor Anumerta Zulmi Gugur di Lebanon

2 weeks ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Iskandar Rudi, ayah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar tak kuasa menahan air matanya saat mengenang sang anak tercinta yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon pada Senin (30/3/2026). Dia mengaku, begitu kehilangan sosok kebanggan keluarga yang berdinas di Grup 2 Kopassus tersebut.

Zulmi merupakan prajurit asal Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat yang menjadi bagian dari Satgas Kontingen Garuda (Konga) XVIII-S untuk misi United Nations Interim Force in Lebanon (Unifil). Almarhum dan Pasukan Perdamaian TNI ditempatkan di Lebanon selatan.

"Mohon doanya semoga ini yang terbaik dari Allah dan gugur dalam keadaan syahid karena dalam situasi perang," kata Iskandar kepada wartawan di rumah duka, Rabu (1/4/2026).

Dia terakhir kali berkomunikasi dengan Kapten Zulmi pada Senin pagi WIB. Ketika itu, sang anak menitip pesan agar ayahnya berhati-hati karena hendak melakukan perjalanan ke Cirebon. Iskandar yang juga dulunya mengabdi di TNI tak menyangka, momen itu menjadi yang terakhir kalinya mendengar suara sang anak melalui sambungan telepon.

Pasalnya, Senin sore WIB, pihak keluarga mendapat kabar ada serangan di wilayah Zulmi bertugas. Kebenaran informasi itu akhirnya didapat pada Selasa (31/3/2026). Zulmi gugur dalam peristiwa ledakan saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/Unifil yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

"Senin pagi dia telpon WA (WhatsApp), nanyai rencana ini mau ke mana. Mau ke Cirebon ada saudara meninggal, pulang dari Cirebon tidak ada kontak lagi, tidak ada kabar di sana," ujar Iskandar.

Dia pun menengang sosok anaknya yang baik dan rajin beribadah serta menjadi sosok kebanggaan bagi keluarga. Iskandar pun meyakini almarhum anaknya akan dikenang sebagai sosok pemimpin yang baik. Sebagai lulusan Akademi Militer (Akmil) 2015, sambung dia, Zulmi selalu menjalankan tugasnya dengan baik.

"Yang jelas anak kebanggan, masa depannya bayangan saya sangat cemerlanglah. Tugasnya selalu berhasil, dikenal orangnya baik," kata Iskandar.

Dia berharap, anaknya segera dipulangkan ke Indonesia dan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung. "Sekarang dalam proses pemulangan. Insya Allah mudah-mudahan sehari dua hari ini bisa diterbangkan ke Indonesia. Kita akan sholatkan di sini dan dibawa ke (Taman) Makam Pahlawan," kata Iskandar. 

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research