Lewat Lukisan, SBY dan Seniman Jerman Sampaikan Pesan Perdamaian

9 hours ago 5

Pengunjung melihat karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjudul Law of The Jungle yang dipamerkan di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Ahad (23/8/2026). Pameran yang bertajuk Art for Peace and a Better Future: Collaboration tersebut menyajikan beragam karya lukis dari SBY, seniman lukis yang tergabung dalam SBY Art Community (SAC) dan seniman asal Jerman Lehmpfuhl. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Sejumlah karya lukis dipajang dalam pameran Art for Peace and a Better Future: Collaboration. Karya-karya tersebut mengangkat beragam tema tentang hubungan manusia dengan lingkungan dan dampak kerusakan akibat peperangan. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjudul The Day God Test Our Faith and Courage yang dipamerkan di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Ahad (23/8/2026). (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Pengunjung mengamati karya seni dalam pameran yang mengusung tema perdamaian di Galeri Emiria Soenassa, TIM. Pameran tersebut menjadi ruang bagi seniman untuk menyampaikan pesan kemanusiaan melalui bahasa visual. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Karya lukis SBY dan seniman asal Jerman Lehmpfuhl dipamerkan berdampingan dalam Art for Peace and a Better Future: Collaboration. Kolaborasi tersebut membawa pesan tentang pentingnya perdamaian dan masa depan yang lebih baik. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Pengunjung mengamati karya Akbar Linggaprana dalam pameran Art for Peace and a Better Future: Collaboration di TIM, Jakarta. Pameran yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 tersebut diharapkan menjadikan seni sebagai bahasa universal untuk menyatukan dan menginspirasi masyarakat. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karya lukis Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipamerkan bersama karya seniman yang tergabung dalam SBY Art Community (SAC) dan seniman asal Jerman Lehmpfuhl dalam pameran bertajuk “Art for Peace and a Better Future: Collaboration” di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Ahad (23/8/2026).

Pameran yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 tersebut menghadirkan karya-karya yang mengangkat hubungan manusia dengan lingkungan serta dampak kerusakan akibat peperangan. Melalui karya seni, pameran ini membawa pesan bahwa seni dapat menjadi bahasa universal untuk menyatukan, menginspirasi, sekaligus menyuarakan perdamaian dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

sumber : Republika

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research