Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto agar RI tetap menjadi bagian Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dave memandang keputusan Presiden menunjukkan bahwa RI tak boleh tergesa-gesa sebelum memahami kondisi geopolitik antara Israel dan Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keputusan untuk mengambil itu kan berarti Presiden melihat bahwa kita jangan tergesa-gesa untuk mengambil suatu kebijakan sampai dengan kita benar-benar memahami situasinya sejauh mana," kata Dave usai acara pelepasan mudik Partai Golkar di Jakarta, Selasa (17/3).
Dave meyakini keputusan Prabowo agar RI tetap di BoP telah melalui berbagai pertimbangan matang. Menurutnya, meski hingga saat ini belum ada pergerakan berarti, Indonesia akan tetap fokus untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
"Kita tetap fokus untuk bagaimana bisa menyejahterakan dan memerdekakan bangsa Palestina dari jajahannya sehingga mereka menjadi suatu bangsa yang layak di antara umat manusia," ujar Dave.
Politikus Partai Golkar itu ikut merespons desakan sejumlah pihak agar RI keluar. Menurut dia, pihaknya masih memantau perkembangan. Namun, Dave bilang pihaknya menyerahkan semua keputusan kepada Presiden.
"Tapi kita serahkan kepada Presiden untuk menentukan kebijakan karena beliau yang lebih paham, baik antara komunikasi dengan para kepala negara dan juga arah depan BOP itu seperti apa," katanya.
Dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg, Prabowo menegaskan keberadaan RI di BoP semata-mata untuk mendukung kemerdekaan Palestina lewat solusi dua negara (two-state solution).
Prabowo menilai keanggotaan RI di BoP memberi sejumlah keuntungan, salah satunya agar bisa memengaruhi solusi jangka panjang bagi kedua negara.
"Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan seluruh pembahasan terkait BoP tengah ditangguhkan buntut meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Indonesia, tegasnya, takkan bergabung dalam aliansi militer manapun.
Menurutnya, Indonesia tetap konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif.
"Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer mana pun," kata Prabowo.
(fra/thr/fra)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
1












































