Kepala BKN Minta Pemda Sediakan Beasiswa untuk ASN

20 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh meminta pemerintah daerah (pemda), khususnya di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), agar bisa memberikan fasilitas beasiswa kepada ASN jika ruang anggarannya memungkinkan. Menurutnya, peningkatan kualitas ASN turut diperlukan dalam upaya memajukan daerah. 

Zudan mengungkapkan, BKN siap membantu pemda meningkatkan kualitas SDM-nya masing-masing. "Maka, bapak dan ibu, kalau ada sisa uang atau tolong disisakan uang untuk memberikan beasiswa bagi para ASN," ucap Zudan ketika memberikan sambutan dalam acara penandatanganan komitmen bersama pembangunan dan penerapan manajemen talenta di Gedung Gradhika, Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Kamis (8/1/2026). Selain Gubernur Jateng, acara tersebut turut dihadiri sejumlah bupati/wali kota di Jateng. 

Dia berharap pemda juga bisa menyediakan beasiswa bagi masyarakat miskin atau kurang mampu. "Ini menjadi sangat penting. Karena banyak sekali ibu/bapak membangunnya memilih di infrastruktur tapi melupakan untuk mengembangkan otaknya masyarakat dan otaknya para ASN," ujar Zudan. 

"Tolong beri beasiswa yang ingin maju sektor pendidikannya. Jangan lupa untuk berikan beasiswa kepada masyarakat, baik yang untuk S1, S2, dan S3, termasuk untuk para ASN," tambah Zudan. 

Pada kesempatan itu, Zudan turut menyampaikan bahwa saat ini BKN tengah mengintensifkan pelaksanaan manajemen talenta. "Manajemen talenta itu instrumen untuk memilih pejabat secara objektif. Kepala dinas, kepala bagian, dengan tolok ukur kinerja. Jadi bukan suka atau tidak suka, like and dislike. Tidak ada lagi balas budi, balas jasa, tidak ada," ucapnya. 

Menurutnya, sistem meritokrasi penting diterapkan pada dunia birokrasi. "Merit itu dari bahasa Yunani, artinya layak, pantas, bagus. Sedangkan 'kratos' itu kekuasaan. Jadi meritokrasi itu menempatkan orang yang pantas, yang layak, orang yang bagus, untuk mengeksekusi fungsi-fungsi yang ada dalam kekuasaan," ujar Zudan. 

Dia mengatakan manajemen talenta yang dicetuskan BKN bertujuan mengelola para ASN berkualitas dan potensial di bidang-bidang tertentu. "Jadi bapak/ibu, manajemen talenta adalah alat untuk mewujudkan impian dan visi-misi bapak/ibu kepala daerah semuanya. Caranya cari orang yang mampu dan mau bekerja," ucapnya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research