Kelas Karyawan UNM Jadi Solusi Buat Mahasiswa yang Sambil Kerja

4 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menghadirkan sistem perkuliahan fleksibel yang dimulai setelah jam kerja sebagai solusi bagi mahasiswa pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan aktivitas profesional.

Kebijakan ini menjawab tantangan keterbatasan waktu yang kerap dihadapi para profesional muda. Dengan jadwal perkuliahan yang menyesuaikan jam kerja, FEB UNM memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk tetap berkembang secara akademik sekaligus meningkatkan kompetensi di dunia kerja.

UNM berkomitmen menyediakan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan industri. Sistem perkuliahan setelah jam kerja menjadi bagian dari strategi UNM dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat produktif.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM, Ida Zuniarti, menegaskan fleksibilitas waktu kuliah menjadi kunci agar mahasiswa pekerja dapat menjalani dua peran secara seimbang.

“FEB UNM memahami banyak mahasiswa sudah aktif bekerja. Karena itu kami menghadirkan sistem perkuliahan yang dimulai setelah jam kerja agar mereka tetap bisa meningkatkan kualifikasi akademik tanpa mengorbankan karier profesional,” ujarnya dalam keterangan Senin (12/1/2026).

Ia menegaskan, FEB UNM menyelenggarakan Program Studi Manajemen dan Program Studi Bisnis Digital yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi manajerial, literasi digital, serta pemahaman praktik bisnis modern.

Materi perkuliahan disusun secara kontekstual sehingga pengalaman kerja mahasiswa dapat diintegrasikan langsung ke dalam proses pembelajaran.

Dalam mendukung kesiapan lulusan, jelas dia, FEB UNM juga mengimplementasikan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu tiga tahun pembelajaran akademik dan satu tahun pengalaman industri atau kewirausahaan.

‘’Program ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa pekerja untuk memperkuat keterampilan profesional dan meningkatkan daya saing di dunia kerja,” ujarnya.

Melalui program 3+1, ungkap Ida, mahasiswa tak hanya memperoleh teori, juga pengalaman industri yang relevan. Ini menjadi bekal penting agar lulusan FEB UNM lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Melalui sistem perkuliahan fleksibel yang dimulai setelah jam kerja, FEB UNM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berorientasi masa depan, memungkinkan mahasiswa mengembangkan kapasitas akademik dan profesional secara seimbang di era ekonomi digital,” tutupnya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research