IKN Punya Gereja Katolik Pertama, Tinggal Tunggu Restu Vatikan

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan gereja pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah memasuki tahap finishing. Gereja ini akan menyandang status Basilika Nusantara Santo Fransisku Xaverius dan ditargetkan sudah bisa beroperasi pada Juli mendatang. 

begitu, Kementerian Agama RI menegaskan status Basilika Santo Fransiskus Xaverius di IKN masih menunggu persetujuan Takhta Suci Vatikan. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar terkait penamaan gereja yang sedang dibangun tersebut.

Status Basilika Santo Fransiskus Xaverius di IKN masih menunggu persetujuan Vatikan, pembangunan gereja hampir rampung dan ditargetkan diresmikan Juli. (Dok. Humas Otorita IKN)Foto: Pembangunan gereja hampir rampung dan ditargetkan diresmikan Juli. (Dok. Humas Otorita IKN)

Direktur Urusan Agama Katolik Ditjen Bimas Katolik, Salman Habeahan, mengatakan penetapan status basilika mengikuti mekanisme Gereja Katolik universal. Permohonan diajukan Uskup Agung Samarinda kepada Takhta Suci setelah melalui kajian historis, pastoral, liturgis, dan spiritual serta rekomendasi resmi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Dari sisi pembangunan, konstruksi gereja dan Wisma Uskup telah mencapai sekitar 99 persen dan memasuki tahap finishing interior, ornamen, fasad, serta lanskap.

Gereja ini dirancang menampung sekitar 1.500 umat di ruang dalam dan 1.000 umat di selasar luar dengan anggaran pembangunan Rp704,9 miliar. 

Status Basilika Santo Fransiskus Xaverius di IKN masih menunggu persetujuan Vatikan, pembangunan gereja hampir rampung dan ditargetkan diresmikan Juli. (Dok. Humas Otorita IKN)Foto: Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius di IKN  (Dok. Humas Otorita IKN)

Gereja Santo Fransiskus Xaverius di IKN diharapkan menjadi simbol kebhinnekaan dan persaudaraan nasional di kawasan peribadatan IKN. Pemilihan Santo Fransiskus Xaverius sebagai pelindung mencerminkan semangat misioner, dialog antarbudaya, serta komitmen Gereja Indonesia dalam memperkuat kerukunan dan toleransi umat beragama.

Konferensi Waligereja Indonesia bersama Ditjen Bimas Katolik telah membentuk panitia misa syukur peresmian dan dedikasi gereja yang direncanakan berlangsung akhir Juli mendatang. Seluruh perlengkapan liturgi merupakan karya anak bangsa, sehingga basilika ini diharapkan menjadi simbol pembangunan spiritual dan persaudaraan di IKN. 

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research