Harga Minyak Mendidih, ETF Energi XLE Tembus Level Tertinggi 18 Tahun

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Dinamika perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran memicu harga minyak mendidih. Hal ini membuat ETF bernama XLE bergerak moncer sampai cetak rekor.

Harga minyak brent terbang 7% ke US$ 77,9 per barel pada Senin sementara harga minyak WTI melonjak 6,3% ke US$ 71,23 per barel.

Harga minyak kemarin adalah yang tertinggi sejak Juni tahun lalu-di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran atas potensi gangguan di Selat Hormuz, jalur sempit strategis yang menangani sekitar seperlima pengiriman minyak global.

Harga minyak saat ini telah menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran pasar atas potensi gangguan distribusi melalui Selat Hormuz. jalur vital strategis yang mengalirkan sekitar seperlima pengiriman minyak global.

Sejumlah perusahaan pelayaran bahkan mulai mengalihkan rute kapal mereka sebagai langkah antisipasi terhadap risiko keamanan di kawasan tersebut.

Lonjakan harga terjadi setelah rangkaian serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan ke sejumlah target di kawasan regional.

Situasi semakin memanas ketika Saudi Aramco menghentikan sementara operasional kilang Ras Tanura, fasilitas pengolahan terbesar di Arab Saudi, guna melakukan evaluasi kerusakan pasca serangan drone yang menyasar area tersebut.

Di sisi lain, kelompok produsen minyak OPEC+ pada Minggu menyepakati kenaikan produksi sebesar 206 ribu barel per hari mulai April, sekaligus mengakhiri jeda peningkatan output yang berlangsung selama tiga bulan. Namun, tambahan pasokan ini masih lebih rendah dibandingkan rencana sebelumnya yang sempat dipertimbangkan, yakni di kisaran 411 ribu hingga 548 ribu barel per hari.

Dengan kenaikan produksi yang relatif terbatas dan ketidakpastian geopolitik yang masih tinggi, pasar energi tetap berada dalam kondisi waspada, sehingga menjaga harga minyak tetap dalam tekanan naik.

Sentimen kenaikan harga minyak ini membuat harga ETF XLE terus naik.

XLE, atau Energy Select Sector SPDR Fund adalah sebuah exchange-traded fund yang dirancang untuk mencerminkan kinerja saham-saham perusahaan energi besar di dalam indeks S&P 500, termasuk raksasa minyak dan gas seperti Exxon Mobil dan Chevron.

Instrumen ini menawarkan investor cara yang efisien untuk mendapatkan eksposur luas terhadap sektor energi tanpa membeli saham satu per satu

XLE terus menunjukkan momentum kenaikan yang kuat sejalan dengan kenaikan harga minyak. Menariknya, XLE pada perdagangan Senin malam (2/3/2026) berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau selama hampir 18 tahun terakhir dan kini bertengger di US$ 56,99 per unit.

(mae/mae)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research