Jamaah calon haji mengikuti bimbingan manasik di Kantor kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (26/4/2025). Dalam kegiatan yang diikuti 200 calon haji Lumajang tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan bimbingan latihan praktis mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji.
REPUBLIKA.CO.ID,CIMAHI — Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi mengonfirmasi empat calon jamaah haji batal berangkat ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Penundaan keberangkatan dua pasangan suami istri tersebut dikarenakan faktor kesehatan.
Kebijakan tersebut diambil berdasarkan prinsip istitha'ah (kemampuan) kesehatan dan keselamatan jamaah. "Yang menunda keberangkatan itu ada empat orang, pasangan suami istri. Alasannya karena sakit dan ada juga karena pasangannya sakit sehingga ingin mendampingi,"ungkap Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi, Nandang Rahayu saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4/2026).
Dengan adanya pembatalan terdebut, calon jamaah haji asal Kota Cimahi yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah tahun ini sebanyak 556 orang ditambah empat petugas. Sebanyak 441 orang akan diberangkatkan pada 26 April di kloter 7 dan 115 orang alam diberangkatkan pada 7 Mei via kloter 22 bergabung dengan Kabupaten Garut.
"Untuk tahun ini diberangkatkan ke Embarkasi Haji Indramayu dulu dan nanti diterbangkan dari BIJB (Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Hanya untuk lokasi keberangkatan dari Cimahi belum ada, nanti akan dibahas dengan Pemkot Cimahi,"kata Nandang.
Dia melanjutkan, persiapan keberangkatan calon haji asal Kota Cimahi sudah rampung 100 persen. Khususnya yang berkaitan dengan dokumen. Begitupun koper yang sudah dibagikan kepada seluruh calon jemaah haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima itu.
"Alhamdulillah kalau dari sisi administrasi sudah lengkap semua seperti visa dan sebagainya. Koper juga sudah dibagikan kepada seluruh jemaah. Jadi tinggal berangkat saja,"ujar Nandang.

2 hours ago
1










































