Jakarta, CNN Indonesia --
Pemprov DKI Jakarta mengambil sejumlah langkah guna mengantisipasi lonjakan kunjungan ke lokasi-lokasi wisata Ibu Kota selama masa libur Lebaran 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pengelola-pengelola tempat wisata.
"Kita sudah melakukan koordinasi, dan ini kan hal yang sudah berulang. Maka aparat Satpol PP bekerja sama dengan BUMD yang mengelola tempat-tempat, misalnya Ragunan, Ancol, Monas, museum-museum dan sebagainya [untuk pengawasan]," kata Pramono usai open house Lebaran di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (21/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tempat-tempat wisata di Jakarta, terutama Ragunan, Ancol, dan TMII diprediksi akan diserbu warga di hari kedua libur Lebaran 2025 pada Minggu (22/3). Pramono optimistis pengelola lokasi wisata di Jakarta sudah terbiasa menghadapi lonjakan wisatawan saat musim liburan.
"Saya yakin pasti tidak ada sesuatu yang luar biasa, karena memang sudah dikelola dengan baik," tutur Pramono.
Lebih lanjut, Pramono juga menyoroti antusiasme masyarakat mengunjungi taman-taman baru di wilayah Jakarta yang juga dapat dijadikan referensi wisata libur Lebaran.
"Sekarang ini, yang lagi heboh adalah orang datang ke taman-taman yang baru, termasuk Taman Bendera Pusaka, rupanya sangat diminati oleh warga, karena gratis dan saranannya lengkap," ucap Pramono.
Terkait pendatang baru di DKI Jakarta usai libur Lebaran, Pramono memprediksi adanya lonjakan pendatang baru ke Jakarta setelah mudik Lebaran untuk mencari kerja.
Pramono meminta masyarakat yang ingin bekerja di ibu kota untuk menyiapkan kelengkapan dokumen diri. Mesti tidak akan melaksanakan operasi yustisi terhadap para pendatang baru, Pramowo menyebut kelengkapan dokumen diri tetap menjadi kewajiban.
"Ya, seperti berulang kali saya sampaikan bahwa Jakarta tidak ada operasi yustisi, tetapi kami meminta bagi siapa pun yang ingin bekerja di Jakarta, tentunya melengkapi diri dengan semua syarat-syarat administrasi," kata Pramono.
(har)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2
















































