REPUBLIKA.CO.ID, AHMEDABAD – Tim Nasional Bola Voli Putra Indonesia resmi menjadi juara AVC Men's Cup 2026. Ini merupakan sejarah baru di dunia voli putra.
Gelar juara ini berhasil diraih setelah Timnas Indonesia mengalahkan Korea Selatan di partai final yang digelar di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, Ahad (28/6/2026).
Indonesia menang telak dengan skor telak 3-0. Pertandingan berlangsung sengit dengan rincian skor akhir 34-32, 25-16, dan 25-23.
Sebelum menumbangkan Korea Selatan di partai puncak, Indonesia harus berjuang keras di babak semifinal dan berhasil menyingkirkan tuan rumah India dengan skor ketat 3-2 pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kemenangan dramatis dengan skor 3-2 ini juga memastikan langkah Indonesia ke babak final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Skuad asuhan pelatih Reidel Toiran ini diperkuat oleh kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta muda berbakat.
Diantaranya Alfin Daniel Pratama dan Jasen Natanael Kilanta sebagai setter; kemudian outside hitter: Farhan Halim, Boy Arnez Arabi, Doni Hariono, dan Agil Angga Anggara; middle blocker: Hendra Kurniawan, Tedi Oka, Raden Gumilar, dan Putra Bagus Hidayatullah; opposite: Ramma Faza Fauzan dan Dawuda Alaihimasalam; serta libero: Muhammad Reyhan dan Raihan Rizky Attorif.
Kemenangan tersebut menjadi gelar pertama Indonesia sepanjang keikutsertaannya di ajang AVC Cup. Lebih manis lagi, skuad Merah Putih membalas kekalahan telak 0-3 dari Korea Selatan yang mereka alami pada fase penyisihan grup.
Indonesia tampil luar biasa pada laga puncak melawan Korsel. Setelah melewati set pertama yang berlangsung ketat hingga deuce, tim asuhan Riedel Toiran berhasil mengamankan kemenangan 34-32. Momentum itu kemudian berlanjut pada set kedua yang dimenangkan dengan skor meyakinkan 25-16 sebelum Indonesia menuntaskan pertandingan lewat kemenangan di set ketiga untuk memastikan kemenangan 3-0.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi pencapaian terbesar tim voli putra Indonesia di level Asia. Sebelum turnamen ini, prestasi terbaik Indonesia di ajang tersebut belum pernah menembus partai final. Pada edisi 2023 dan 2025, Indonesia hanya mampu finis di peringkat keenam, sedangkan pada 2024 harus puas berada di posisi ke-11.
Perjalanan Indonesia menuju podium juara tidak mudah. Setelah mengawali turnamen dengan kekalahan dari Korea Selatan, Farhan Halim dan rekan-rekan bangkit dengan menumbangkan Qatar, Thailand, dan Oman untuk lolos ke semifinal. Di empat besar, Indonesia menyingkirkan tuan rumah India melalui pertarungan lima set yang dramatis sebelum akhirnya menyempurnakan kiprah mereka dengan mengalahkan Korea Selatan di final.

3 hours ago
1











































