Jakarta, CNBC Indonesia - Kurma merupakan buah yang paling banyak disebutkan di dalam al-Qur'an. Dalam kitab Mu'jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur'an, 'Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam al-Qur'an kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.
Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma. Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.
Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat inidapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.
Agar tidak salah pilih, berikut beberapa ciri kurma yang mengandung pemanis tambahan, dirangkum dari berbagai sumber:
1. Rasa manisnya terlalu kuat dan hanya di permukaan
Coba cicipi kurma sebelum membeli jika memungkinkan. Kurma dengan tambahan gula biasanya memiliki rasa manis yang sangat kuat dan terasa menusuk di gigi. Bahkan tak jarang menimbulkan rasa ngilu saat digigit.
Berbeda dengan kurma asli yang manisnya lebih lembut dan alami. Rasa manisnya meresap hingga ke dalam daging buah, bukan hanya terasa di bagian luar saja.
2. Tekstur cenderung terlalu lunak
Kurma asli umumnya memiliki tekstur padat dan agak kenyal. Sementara kurma yang telah diberi cairan gula biasanya terasa lebih lembek.
Tekstur lunak ini bisa muncul akibat proses pemanasan saat gula cair ditambahkan agar meresap ke permukaan buah.
3. Mudah dikerubuti semut
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah keberadaan semut. Kurma dengan tambahan pemanis cenderung lebih cepat dikerubuti semut, terutama jika dibiarkan terbuka.
Sebaliknya, kurma alami umumnya tidak terlalu menarik semut dalam waktu singkat karena kadar gula tambahannya tidak berlebihan di permukaan.
Masyarakat disarankan lebih teliti sebelum membeli, terutama saat Ramadan ketika konsumsi kurma meningkat. Selain memilih kualitas terbaik, memperhatikan kandungan gula juga penting agar asupan tetap terkontrol selama berpuasa.
(hsy/hsy)
Addsource on Google














































