REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Jumat (9/1/2026) memperingatkan para demonstran agar tidak melakukan “kolaborasi dengan pihak asing”. Ia juga mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dinilainya memanfaatkan keresahan publik, dan menyerukan persatuan nasional Iran.
“Saya tidak bisa menoleransi kolaborasi dengan pihak asing,” kata Khamenei dalam suatu pidato publik.
“Jika Anda adalah agen yang berkolaborasi dengan pihak asing, Anda akan segera ditolak oleh rakyat Iran dan oleh rezim Iran.”
Ia menuding Trump memiliki tangan yang “berlumuran darah rakyat Iran”, namun tetap mengeklaim berada di pihak masyarakat Iran. Menurut Khamenei, Trump bersikap tidak bertanggung jawab dan tidak peduli terhadap warga sipil.
“Mereka, para demonstran itu, bisa saja mempercayainya. Mereka membakar tempat sampah hanya untuk menyenangkannya,” ujarnya.
Khamenei juga menyerukan masyarakat untuk menjaga kesiapsiagaan dan persatuan, seraya menegaskan bahwa bangsa Iran akan mampu mengatasi setiap musuh. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Iran, di mana gelombang demonstrasi terus berlangsung sejak akhir Desember, dipicu oleh keluhan ekonomi dan sosial.
Aksi protes bermula pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran menyusul anjloknya nilai tukar rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi, sebelum kemudian menyebar ke sejumlah kota lain di seluruh negeri.
Otoritas Iran belum merilis angka korban resmi. Namun, Human Rights Activists News Agency melaporkan pada hari ke-12 kerusuhan bahwa sedikitnya 42 orang tewas, termasuk delapan personel keamanan, puluhan lainnya luka-luka, serta 2.277 orang ditangkap.
Sementara itu, Trump, Kamis (8/1/2026) mengatakan bahwa AS akan menyerang Iran “sangat keras” jika negara tersebut mulai membunuh para demonstran.
“Jika mereka mulai membunuh pengunjuk rasa, yang cenderung mereka lakukan selama kerusuhan, dan mereka sering mengalami kerusuhan, jika itu terjadi, kami akan menghajar mereka dengan sangat keras,” kata Trump dalam wawancara dengan Hugh Hewitt Show.
Ia menambahkan bahwa Iran telah diperingatkan dengan sangat tegas bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi berat jika tindakan tersebut dilakukan.
sumber : Antara, Anadolu

1 day ago
2














































