pemberdayaan masyarakat bagi Subjek Reforma Agraria (RA) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR— Sebanyak 65 orang mengikuti program pemberdayaan masyarakat bagi Subjek Reforma Agraria (RA) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kegiatan yang digelar Badan Bank Tanah bersama Yayasan Astha Cita Masykur ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha masyarakat di sektor peternakan sebagai bagian dari implementasi Reforma Agraria yang berorientasi pada penguatan ekonomi lokal dan keberlanjutan.
Pelatihan diawali dengan peningkatan pemahaman terkait pengelolaan ternak dan dilanjutkan dengan pengetahuan dan praktek pembuatan pakan silase oleh Satrio Ardi dari Garuda Farm, Bogor.
Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang terlihat dari keaktifan para peserta baik selama sesi pelatihan maupun sesi praktik.
Perwakilan dari Yayasan Astha Cita Masykur, Wakhid Masykur, mengatakan peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang potensi peternakan dan potensi ekonomi dari produksi pakan ternak, utamanya silase.
Tidak hanya pelatihan dan praktik pembuatan pakan ternak, perwakilan peserta sebanyak 25 orang yang terpilih juga diajak untuk melakukan kunjungan langsung ke Garuda Farm untuk melihat penerapan sistem peternakan terintegrasi, manajemen pakan, serta pengelolaan usaha peternakan berbasis keberlanjutan.
Dia menambahkan, sinergi ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha peternakan secara lebih efektif.
“Sinergi dengan Badan Bank Tanah diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Reforma Agraria,” di Cianjur, Sabtu (10/1/2026).
Plt Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, mengatakan program pemberdayaan merupakan bagian penting dari pelaksanaan Reforma Agraria agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Reforma Agraria tidak hanya soal legalitas lahan, tetapi juga bagaimana lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif. Peningkatan kapasitas masyarakat menjadi kunci untuk mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Hakiki.
Dia menambahkan Badan Bank Tanah terus mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di wilayah HPL Badan Bank Tanah.
Badan Bank Tanah menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat akan terus dilaksanakan secara bertahap di wilayah HPL Cianjur sebagai bagian dari strategi jangka menengah untuk memperkuat implementasi Reforma Agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

18 hours ago
4














































