Jakarta, CNN Indonesia --
Tiga warga negara asing (WNA) ditangkap polisi akibat memproduksi video porno dan dijual melalui OnlyFans. Mereka adalah perempuan asal Prancis (MMZL), pria asal Prancis (ERB), dan pria asal Italia (NBS).
Polisi mengungkapkan MMZL dan NBS merupakan pemeran dalam video porno itu. Dalam video, NBS berpura-pura menjadi pengemudi ojek online (ojol) dengan mengenakan jaket ojol yang dibeli Rp300 ribu di toko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi untuk menarik perhatian atau untuk membuat viral, ia (NBS) mengenakan jaket ojek. Jadi warga Italia (yang pakai), bukan lokal," kata Kapolres AKBP Joseph Edward Purba seperti diberitakan detikBali pada Rabu (18/3).
Hal itu disampaikan guna memastikan driver ojol yang sempat viral karena dituduh sebagai pemeran, sama sekali tidak terlibat dalam produksi video porno. Driver itu pun hanya berstatus sebagai saksi.
"Ojek online itu hanya sebagai saksi saja karena jasanya sering digunakan oleh pelaku wanita untuk antar jemput selama di Bali," Joseph menegaskan.
Berdasarkan hasil penyidikan polisi, konten porno itu direkam di sebuah vila daerah Badung pada Minggu (8/3). Video itu kemudian didistribusikan ERB ke platform OnlyFans dan X.
Polisi mengungkap ERB bukan sekadar rekan, melainkan manajer MMZL sekaligus yang mengatur produksi sekaligus distribusi konten ke platform OnlyFans dan X.
Penangkapan itu dilakukan setelah polisi berkoordinasi dengan Imigrasi untuk melacak pergerakan pelaku. MMZL dan NBS ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai saat hendak terbang ke Thailand, Jumat (13/3).
Sementara itu, ERB ditangkap di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Senin (16/3).
"Rencana berangkat ke Thailand, kami tangkap di bandara. Ada indikasi untuk melarikan diri, kemungkinan ada," ujar Kepala Bidang (Kabid) Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ngurah Rai, Gde Oki Rizky Aryadhika Heris.
"Masuknya itu untuk (pelaku) M tanggal 21 Februari menggunakan visa on arrival (VoA) untuk wisata. Kemudian, pada 11 Maret berdasarkan informasi masyarakat ada berita viral sehingga langsung dimasukkan subjek pantauan," kata Gde Oki.
(chri)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1












































