REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sejak awal penciptaan manusia hingga hari ini, harapan terbesar seorang Muslim selalu bermuara pada satu keyakinan bahwa seluruh suka dan duka kehidupan dunia akan berakhir, dan Allah SWT menyiapkan balasan terbaik berupa surga bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
Dalam sejarah Islam, terdapat segelintir manusia istimewa yang oleh Rasulullah SAW telah diberi kabar gembira tentang surga semasa hidupnya. Mereka dikenal sebagai Al-‘Asyrah Al-Mubasysyarun bil Jannah, yakni sepuluh sahabat yang dijamin surga.
Dikutip dari About Islam dan diringkas dari Musliminc, berikut profil singkat sepuluh sahabat utama Rasulullah SAW tersebut, yang kisah hidupnya menjadi teladan lintas zaman.
1. Abu Bakar As-Siddiq (573–634 M)
Abu Bakar As-Siddiq adalah sahabat terdekat Rasulullah SAW dan orang pertama dari kalangan laki-laki dewasa yang memeluk Islam. Gelar As-Siddiq disematkan kepadanya karena keimanannya yang tak tergoyahkan, terutama saat peristiwa Isra Mikraj.
Abu Bakar menjadi khalifah pertama dan dikenal karena kelembutan hati, keteguhan iman, serta pengorbanannya yang total demi Islam.
2. Umar bin Al-Khattab (584–644 M)
Umar bin Al-Khattab berasal dari Bani Adi, suku Quraisy. Masuk Islamnya Umar menandai babak baru dakwah Islam yang lebih terbuka dan kuat.
Sebagai khalifah kedua, Umar dikenal sebagai simbol keadilan, keberanian, dan ketegasan dalam menegakkan kebenaran. Ketakwaannya tercermin dari rasa takutnya yang mendalam kepada Allah SWT.
3. Utsman bin Affan (577–656 M)
Utsman bin Affan berasal dari keluarga Quraisy yang terpandang dan kaya. Sejak sebelum Islam, ia dikenal dermawan dan berakhlak mulia. Ia mendapat julukan Dhun-Nurain (pemilik dua cahaya) karena menikahi dua putri Rasulullah SAW. Di masa kekhalifahannya, Utsman berjasa besar dalam pembukuan mushaf Alquran.
4. Ali bin Abi Thalib (600–661 M)
Ali bin Abi Thalib adalah sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW. Ia termasuk orang pertama yang masuk Islam sejak usia belia.
Ali dikenal karena kecerdasannya, keberanian di medan perang, serta kedalaman ilmunya. Kecintaannya kepada Rasulullah bersifat lahir dan batin, menjadikannya figur sentral dalam sejarah Islam.
5. Thalhah bin Ubaidullah (596–656 M)
Thalhah bin Ubaidullah adalah seorang pedagang sukses yang menginfakkan hartanya untuk kepentingan umat. Rasulullah SAW bersabda,
“Barang siapa ingin melihat seorang syuhada berjalan di atas bumi, maka lihatlah Thalhah bin Ubaidullah.”
Kedermawanannya membuat ia dijuluki Thalhah al-Khair (Thalhah yang baik).

1 day ago
4














































