REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menegaskan komitmennya dalam menjalankan operasional pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan melalui penerapan agenda lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG secara konsisten di seluruh Anggota Grup.
Upaya tersebut diperkuat melalui komunikasi keberlanjutan yang terarah agar setiap dampak positif aktivitas perusahaan dapat dipahami publik serta mendapat dukungan para pemangku kepentingan.
Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menjelaskan bahwa keberlanjutan menjadi prinsip utama perusahaan dalam menjalankan bisnis.
“Inisiatif keberlanjutan dan agenda komunikasi adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Program komunikasi yang konsisten dilakukan agar publik ikut menjadi bagian dari perjalanan Grup MIND ID membangun peradaban masa depan,” ujar Pria.
Atas keberhasilan sinergi penerapan ESG di seluruh entitas Anak Usaha, MIND ID meraih penghargaan Platinum Alignment (Leader Quadrant) dalam ajang Top 100 Indonesia 2025 La Tofi ESG Rating and Sustainability Communication Awards 2025. Dalam penilaian tersebut, MIND ID memperoleh skor konsolidasi 88,15, mencerminkan tingkat kematangan implementasi ESG yang tinggi, proporsional, dan berdampak nyata.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa MIND ID tidak hanya menjalankan praktik keberlanjutan, tetapi juga mampu mengomunikasikan seluruh kinerjanya secara transparan dan bertanggung jawab.
MIND ID menjaga kesinambungan publikasi kinerja keberlanjutan mulai dari tahap prapertambangan, operasional tambang, hingga pascatambang dan pengolahan mineral. Publikasi dilakukan melalui kerja sama dengan media, kanal digital perusahaan, serta jaringan komunikasi internal.
Salah satu pesan utama yang dikomunikasikan adalah keberhasilan penanaman 596.061 pohon di area pascatambang, yang berkontribusi terhadap konsistensi perolehan PROPER Emas dan Hijau pada unit-unit operasional Grup.
Selain itu, MIND ID juga menguatkan narasi dukungan terhadap transisi energi melalui pemanfaatan 99,3 persen energi bersih PLTA, elektrifikasi peralatan tambang, serta peningkatan efisiensi energi di fasilitas pengolahan aluminium Kuala Tanjung, Sumatra Utara.
Aspek keselamatan kerja menjadi fokus penting lainnya. Perusahaan telah menerapkan standar ISO 45001 di seluruh wilayah operasional untuk memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja.
Di sisi rantai pasok, MIND ID mengomunikasikan keterlibatan pemasok secara terbuka sebagai bagian dari keberlanjutan ekonomi. Porsi pemasok lokal tercatat sebesar 39,19 persen, sementara pemasok nasional mencapai 56,4 persen, mempertegas kontribusi Grup terhadap perekonomian nasional.
Pria Utama menegaskan bahwa penguatan integrasi ESG yang disertai komunikasi strategis akan memperkuat posisi MIND ID sebagai penggerak industri pertambangan menuju masa depan yang lebih hijau dan inklusif.
“Kami ingin memastikan bahwa jejak yang kami tinggalkan hari ini menjadi pijakan kokoh bagi pembangunan peradaban Indonesia di masa depan,” katanya.

3 hours ago
3













































