CNN Indonesia
Minggu, 30 Nov 2025 03:22 WIB
Bantuan berupa obat-obatan dari Malaysia untuk korban banjir dan longsor tiba di Aceh. (REUTERS/Hendri)
Aceh, CNN Indonesia --
Bantuan dari Malaysia untuk korban banjir dan longsor tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh. Bantuan itu berupa obat-obatan dan tenaga medis.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengatakan bantuan dari luar negeri mulai berdatangan ke Tanah Rencong.
Malaysia mengirim obat-obatan senilai 1 juta ringgit, yang mulai mendarat bertahap di Bandara SIM pada Sabtu (29/11) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Obat-obat ini sumbangan rakyat Malaysia, ini bantuan kepada kita," kata Mualem, Sabtu (29/11).
Bantuan tersebut akan dipadukan dengan paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya untuk segera didistribusikan ke daerah terdampak.
Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto membenarkan pihaknya sudah melayani secara khusus kedatangan bantuan kemanusiaan dari Malaysia.
Bantuan tersebut terdiri dari 82 karton peralatan medis yang dikirim bersama tim dokter Malaysia sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan gempa.
"Seluruh proses kedatangan, pemeriksaan, dan pengurusan fasilitas kepabeanan dipastikan berjalan cepat melalui jalur layanan khusus (fast track) sesuai dukungan yang diminta Pemerintah Aceh," kata Budy.
Bea Cukai, kata dia memberikan asistensi penuh mulai dari pembebasan pungutan impor, percepatan pemeriksaan, hingga koordinasi lintas instansi agar dokter dan peralatan medis dapat segera bergerak menuju wilayah terdampak.
(dra/isn)

1 hour ago
1














































